Bulutangkismania's Weblog

November 16, 2013

China Open SS Premier 2013 : Nova, “Kalau Tontowi/Liliyana Tenang, Lawan Tidak Berbahaya”

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 9:15 am

VICTOR China Open_110101Satu-satunya pasangan ganda Indonesia yang tersisa di turnamen ini, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2) berhasil membuka peluang untuk melangkah lebih jauh dengan mengalahkan wakil Denmark di laga delapan besar. Mundurnya Xu/Ma (3) di satu sisi kian memperbesar kesempatan Indonesia ke babak final namun duet muda Korea Selatan juga tak bisa dipandang sebelah mata.

 

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2) sukses meloloskan diri ke babak empat besar setelah menyingkirkan duo Denmark, Anders Kristiansen/Julie Houmann. Dalam laga berdurasi 32 menit tersebut, pasangan Indonesia mampu tampil lebih tenang dan minim kesalahan sendiri. Serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Tontowi/Liliyana beberapa kali gagal diantisipasi oleh duet Denmark. Tak hanya unggul dari serangan, ganda Indonesia juga cerdik dalam pengembalian bola di area-area yang tak terjaga.

 

Gim pertama berlangsung cukup ramai. Meskipun dalam perolehan poin Anders/Julie yang di babak sebelumnya membuat kejutan atas wakil Indonesia lainnya, Markis Kido/Pia Zebadiah (7), senantiasa tertinggal, beberapa kali keduanya mampu menyamakan kedudukan hingga skor 15-17. Beruntung permainan Tontowi/Liliyana tetap fokus dan konsisten sehingga menutup set ini lebih dulu dengan empat angka beruntun, 21-15.

 

Anders/Julie sempat mencoba bangkit di paruh awal gim kedua dengan lebih agresif melakukan serangan. Namun permainan Tontowi/Liliyana yang tetap solid tidak hanya menyerang dengan smash-smash keras tapi juga terus berusaha menekan di depan net membuat Indonesia kembali unggul 13-7 hingga 18-12 dan terus memimpin untuk kemudian memastikan kemenangan mereka 21-15.

 

“Pasangan Denmark kurang memberi perlawanan, hanya di poin-poin awal saja yang ramai. Selain itu, Tontowi/Liliyana mainnya langsung in, biasanya kan Tontowi lambat panas,” ungkap Nova Widianto seperti yang ditulis situs badmintonindonesia.org.

 

“Kalau Tontowi/Liliyana bermain tenang, sebetulnya lawan tidak berbahaya, mereka mainnya hafalan pola saja,” lanjut Nova kemudian.

 

Catatan kemenangan di pertemuan sebelumnya pada turnamen Denmark Open SS Premier 2013 yang lalu memberikan modal keyakinan bagi pasangan Indonesia untuk kembali menekuk andalan Denmark tersebut. Kala itu Tontowi/Liliyana unggul dengan dua gim langsung.

 

“Kami sudah yakin bisa menang lawan pasangan Denmark ini. Di pertemuan terakhir, kami menang dengan skor jauh, sedangkan di game kedua kami lengah jadi agak ramai, tapi kami menang straight game. Namun kami merasa hari ini masih belum tampil maksimal, semoga selanjutnya kami bisa bermain lebih baik,” kata Liliyana.

 

Selanjutnya Tontowi/Liliyana akan ditantang pasangan negeri ginseng, Kim Ki Jung/Kim So Young. Pasangan Korea ini memastikan diri ke empat besar setelah mendapatkan kemenangan tanpa bertanding atas jagoan tuan rumah, Xu Chen/Ma Jin (3) yang mundur karena cedea.

 

“Sebetulnya kami sedikit diuntungkan juga dengan mundurnya Xu/Ma, karena mereka adalah musuh bebuyutan kami,” papar Liliyana.

 

Meskipun secara peringkat dan pengalaman, tandem Indonesia lebih diunggulkan, namun duo Kim ini tak bisa dipandang sebelah mata karena grafik permainan mereka cukup meningkat dalam beberapa turnamen terakhir.  Selain sukses membukukan kejutan atas peringkat 5 dunia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di turnamen Denmark Open SS Premier 2013 yang lalu, duo Kim juga untuk kedua kalinya berhasil mempecundangi pasangan senior Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (6) di babak kedua turnamen ini. Sebelumnya di turnamen Taipei Open GP Gold 2013, Kim/Kim mencatat kemenangan dua gim langsung atas Sudket/Saralee.
“Meskipun pasangan Korea rankingnya di bawah kami dan mereka tidak diunggulkan, kami harus tetap waspada,” Liliyana menambahkan.

 

Optimisme juga diungkapkan oleh asisten pelatih ganda campurna, Nova Widianto. Namun penampilan duo Kim yang meningkat dalam beberapa turnamen terakhir juga menjadi catatan bagi Nova.

 

“Kami optimis Tontowi/Liliyana bisa mengatasi lawan di semi final, tetapi tidak boleh lengah. Pasangan Korea ini grafik penampilannya juga meningkat,” tutur Nova.

 

Sementara itu partai semi final lainnya sektor campuran akan mempertemukan duel ideal unggulan teratas, Zhang Nan/Zhao Yunlei dan tandem nomor satu Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (4). Zhang/Zhao memetik kemenangan atas Chris Adcock/Gabrielle White 21-13, 21-11 sedangkan Joachim/Christinna menyingkirkan runner up turnamen ini tahun lalu, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (5), 21-19, 21-19 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: