Bulutangkismania's Weblog

November 21, 2013

Hong Kong Open SS 2012 : Kejutan, Berry/Ricky & Anggia/Della Singkirkan Unggulan!

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 10:06 am

Hong Kong 2013Duet muda sang garuda, Berry/Ricky di sektor putra dan Anggia/Della di nomor putri berhasil membuat kejutan atas unggulan kedua dan ketujuh turnamen ini dan melenggang ke babak kedua. Berry/Ricky yang menghempaskan duet Jepang, Hiroyuki/Kenichi sedangkan Anggia/Della membungam Poon/Tse harus berjibaku tiga gim sebelum akhirnya memetik kemenangan.

 

Unggulan teratas, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang sampai saat ini masih berusaha mencari ritme terbaik performa mereka nyaris tersusul di poin-poin krusial saat menghadapi pasangan muda India, Pranaav Jerry Chopra/Akshay Dewalkar. Ahsan/Hendra langsung bermain dengan tempo cepat dan menekan justru banyak memberikan peluang  bagi pasangan India untuk berkembang di titik kritis gim pertama dan kedua. Keuletan dan kesolidan tandem India mampu  pasangan Indonesia meskipun duel ini akhirnya dimenangkan Ahsan/Hendra yang lebih berpengalaman, 21-18, 21-19.

 

“Pertandingan babak pertama ini kami manfaatkan untuk adaptasi lapangan. Lawan kami juga tidak mudah dikalahkan, mereka ulet dan tidak gampang mati sendiri,” ungkap Ahsan yang dijumpai usai pertandingan.

 

Sebelumnya, kolaborasi muda merah putih Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi berhasil membuat kejutan atas ganda Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (2). Hiroyuki/Kenichi yang tampil luar biasa di turnamen sebelumnya saat nyaris membuat kejutan atas Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong kali ini bermain di bawah tekanan dan banyak melakukan sendiri di bola-bola depan.

 

Duet Indonesia yang akan menjadi andalan di event SEA GAMES Myanmar bulan depan ini sempat kalah mudah gim pertama 15-21. Kalah dari segi strategi permainan dan lebih defensif, pasangan merah putih lebih banyak tertekan dan tak mampu mengembangkan permainan.

 

Berhasil mengubah pola dan mempercepat tempo dengan unggul dipermainan depan, Berry/Ricky langsung memimpin 7-1 hingga 18-12 di gim kedua. Meskipun tandem Jepang sempat mencoba mengejar, pasangan Indonesia lebih dulu menutup gim kedua untuk memaksakan rubber, 21-18.

 

Kemenangan di gim kedua membuat Berry/Ricky semakin percaya diri dan kembali dominan di set ketiga. Meskipun pasangan Jepang nyaris berhasil menyamakan kedudukan 17-18 usai tertinggal jauh 5-11. Namun beruntung pasangan Indonesia bisa mampu lebih tenang dan tidak terpengaruh dengan Hiroyuki/Kenichi yang justru terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Menutup set ini 21-17 dengan smash-smash keras beruntun, Berry/Ricky sukses memastikan langkah mereka ke babak 16 besar.
“Kemenangan ini awal yang baik untuk Ricky/Berry. Ada kemajuan. Artinya mereka bisa mengimbangi permainan pasangan kelas dunia. Hanya, jam terbang Ricky/Berry masih kurang,” kata sang pelatih Herry IP, seperti yang di lansir situs PBSI.

 

Berry dan Ricky sendiri mengatakan bahwa kunci kemenangan mereka adalah unggul dalam permainan depan. Sebaliknya pasangan Jepang terlihat lebih bertahan dan tak banyak memberikan perlawanan.

 

“Kami mencoba unggul di permainan depan. Pelatih terus menginstruksikan agar kami banyak jaga dan antisipasi bola-bola depan yang diberi lawan,” tutur Berry kepada Badmintonindonesia.org

 

“Tidak mudah mengalahkan Endo/Hayakawa, masih banyak yang mesti kami perbaiki. Kami tak mau cepat puas,” lanjutnya kemudian.

 

“Pada pertandingan tadi, kami merasa lebih enak untuk melakukan serangan. Endo/Hayakawa juga sepertinya sempat ‘habis’, kami makin yakin dan terus menekan,” timpal Ricky.

 

Kemengan Ahsan/Hendra dan Berry/Ricky juga diikuti oleh wakil lainnya, Markis Kido/Markus Fernaldi Gideon dan pasnagan gado-gado senior Indonesia/Jepang, Alvent Yulianto/Shintaro Ikeda Kedua pasangan tersebut harus berjuang tiga gim sebelum akhirnya memetik kemenangan.

 

Sayangnya langkah mereka tidak diikuti oleh wakil lainnya, Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan yang menjajal kampiun China Open SS Premier 2013, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Dalam laga berdurasi 33 menit, Yonathan/Hendra menyerah 17-21, 15-21.

 

Semi Finalis China Open SS Premier 2013 Langsung Kandas

 

Tak hanya di sektor putra, ganda putri muda sang garuda juga berhasil membuat kejutan atas unggulan asal tuan rumah, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet (7). Hampir bermain selama 1 jam, Anggia/Della yang kalah telak 13-21 di gim pertama setelah tak mampu membendung permainan cepat Poon/Tse. Namun di dua gim berikutnya, srikandi merah putih mampu bermain lebih sabar dan taktis dengan pertahanan reli-reli sambil menunggu saat yang tepat untuk menyerang. Anggia/Della akhirnya menang 21-17, 21-16.

 

“Kami sempat terbawa irama permainan lawan yang cepat. Di game kedua, kami mulai mengubah permainan dari serang ke defense balik serang. Strategi ini ternyata berhasil, malah lawan yang jadi panik,” ujar Della.

 

“Senang sekali bisa menang dari lawan yang diunggulkan. Tidak menyangka sih bisa menang, tapi sempat ada keyakinan dalam hati. Kalau kami bisa mengeluarkan semua kemampuan, pasti bisa mengalahkan mereka,” sambung Anggia.

 

Sementara itu kejutan lain menyambangi kubu Thailand yang pekan lalu digjaya menjadi satu-satunya semifinalis non China yang tersisa pada turnamen pekan lalu. Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (6) menyerah ditangan wakil muda Jepang, Misato Aratama/Megumi Taruno, 18-21, 6-21 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: