Bulutangkismania's Weblog

November 22, 2013

Hong Kong Open SS 2013 : Tommy & Sony Ke Delapan Besar

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 10:49 am

Hong Kong 2013Dua andalan sektor tunggal putra Indonesia berhasil memastikan diri ke babak delapan besar dengan menundukkan lawan-lawannya. Tommy Sugiarto mengulang kemenangannya atas jagoan muda Denmark, Viktor Axelsen sedangkan Sony Dwi Kuncoro meskipun di usia yang sudah tidak muda lagi sukses melakukan revans atas wakil India, Ajay Jayaram yang mengalahkannya di turnamen Indonesia Open SS Premier 2013.

 

Meskipun dari segi agresivitas serangan dan permainan depan Viktor Axelsen sebenarnya lebih ngotot dibandingkan dengan unggulan Indonesia, Tommy Sugiarto (5), belum rapinya pengembalian tunggal Eropa ini sehingga seringkali melakukan kesalahan sendiri membuat kontrol pertandingan lebih banyak didominasi oleh Tommy.

 

Usai tertinggal 9-11 saat jeda interval gim pertama, Tommy berhasil mendapatkan ritme terbaik pertandingannya dan beberapa kali gagal diimbangi oleh Viktor. Masih dengan pola taktis reli-reli untuk mencari saat yang tepat dalam menyerang, enam poin beruntun yang dikoleksi Tommy menjadi momentum awal baginya untuk mengunci Viktor di kedudukan 21-17.

 

Tommy kembali memanfaatkan permainan Viktor yang masih belum terstruktur meskipun beberapa kali suksses saat terus berusaha menyerang dan menekan Tommy. Belajar dari pengalaman sebelumnya dimana kala itu Tommy dipaksa bermain rubber, kali ini peringkat teratas tunggal putra merah putih tersebut bermain lebih safe dan tidak terpancing dengan pola cepat Viktor meskipun dari sisi serangan penampilan Tommy lebih cepat dan agresif dibandingkan sebelumnya. Memimpin dengan 13-8 hingga 19-14, Tommy akhirnya kembali unggul 21-15 sekaligus memastikan langkahnya ke babak delapan besar.

 

Selanjutnya Tommy akan ditantang satu-satunya wakil China yang tersisa di nomor ini yang juga menghempaskannya di turnamen China Open SS Premier 2013 pekan lalu, Wang Zhengming. Jika Tommy mampu belajar dari kesalahan sebelumnya, di atas kerja peluang untuk meloloskan diri ke babak semi final masih sangat terbuka. Zhengming sendiri meraih tiket delapan besar usai menghentikan langkah pemain veteran Jerman, Marc Zwiebler melalui pertandingan rubber game, 21-15, 15-21, 21-16.

 

Langkah Tommy juga diikuti wakil sang garuda lainnya, Sony Dwi Kuncoro. Menghadapi pemain India yang menundukkannya di depan publik sendiri pada turnamen Indonesia Open SS Premier 2013 yang lalu, Sony tampil lebih matang dan mampu mengendalikan permainan. Meskipun Ajay sempat mempertipis selisih poin di titik krusial gim pertama dari kedudukan 10-17 menjadi 18-20, ketenangan permainan Sony membuatnya sukses menutup set pertama, 21-18.

 

Penampatan bola yang akurat dan serangan-serangan smash keras Sony menjadi kunci kemenangannya di gim kedua. Dengan usia yang sudah mendekati 30 tahun, faktor stamina menjadi hal krusial bagi Sony untuk tetap menjaga konsistensi permainannya di lapangan. Hal tersebut dibuktikan Sony dengan merebut set kedua, 21-12.

 

“Di usia sekarang ini, saya mesti ekstra giat menjaga stamina dengan cara mengatur pola istirahat, mengatur asupan makanan dan nutrisi, banyak stretching. Pokoknya harus lebih me-maintain semua,” ujar Sony seperti yang ditulis situs PBSI.

 

Mampu menikmati pertandingan dan percaya diri dengan kekuatan yang dimiliki menjadi kunci dari kesuksesan Sony yang saat ini masih mampu bertengger diperingkat 12 dunia ditengah ketatnya persaingan sektor tunggal putra.

 

“Waktu itu saya merasa permainan masih kurang bagus. Sekarang saya lebih yakin, tidak ada keraguan dan enjoy dalam bertanding. Saya juga main lepas saja, dan konsentrasi,” kenang Sony perihal kekalahannya atas Ajay beberapa waktu yang lalu.

 

Selanjutnya Sony akan kembali berduel dengan Kenichi Tago (3) yang ditaklukkannya pekan lalu di Shanghai dan apabila Sony dan Tommy sama-sama berhasil ke empat besar keduanya akan saling bertemu untuk memperebutkan satu tiket final.

 

Kekalahan Du Pengyu (4) atas Rajiv Ouseph di babak 16 besar dimanfaatkan dengan baik oleh Hans Kristian Vittinghus untuk bermain lebih ngoto dan ulet dalam laga tiga gim sehingga sukses mengantongi kemenangan atas Rajiv, 12-21, 21-19, 21-14 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: