Bulutangkismania's Weblog

November 24, 2013

Hong Kong Open SS 2013 : Putri China Kantongi Dua Gelar

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:11 am

Hong Kong 2013Di tengah ketatnya dominasi sektor tunggal putri, jatuh-bangun dialami oleh beberapa pemain China. Namun pada akhirnya, lagi-lagi China sukses menunjukkan konsistensinya untuk memastikan gelar. Tak hanya dari tunggal, meskipun sang senior Wang/Yu (1) sudah lebih dulu tumbang, regenerasi ganda China yang baik juga membuat mereka berjaya di nomor ganda.

 

Porntip Buranaprasertsuk yang membukukan kemenangan atas Wang Yihan (3) di turnamen pekan lalu sebenarnya sudah memiliki modal skill dan stamina yang mumpuni untuk mengulangi kesuksesannya dan meneruskan kejayaannya atas para pemain teratas China. Setelah sebelumnya membuat kejutan atas unggulan teratas, Li Xuerui (1), Porntip kembali mendominasi Wang Yihan di gim pertama dan memetik kemenangan.

 

Masih dengan senjata jumping smash yang dipadu dengan drop shot dan netting tipis di depan net di sela-sela reli yang diperagakannya, Porntip mampu bermain sempurna dan unggul di set pertama. Meskipun Yihan terus berusaha mengejar dengan konsisten menekan dan memberikan bola-bola sulit, beberapa kali Porntip mampu mempertahankan area permainannya dengan counter attack pengembalian menyilang di depan net maupun ke arah baseline. Memimpin 8-5 hingga 20-14, Porntip menyudahi perlawanan Yihan, 21-17.

 

Sayangnya konsistensi Porntip memudar di dua gim berikutnya. Meskipun masih unggul dalam agresivitas, antisipasi yang lambat sehingga merapuhkan pertahanannya serta banyaknya kesalahan sendiri yangg dilakukannya membuat Porntip balik terdominasi dan senantiasa tertinggal dalam perolehan angka. Kepercayaan diri Yihan yang semakin meningkat membuatnya dengan mudah menutup peluang Porntip, 21-15, 21-13.

 

Kepastian sang negeri tirai bambu merebut gelar sektor tunggal putri dibukukan oleh Wang Shixian (4) usai mengantongi kemenangan atas wakil negeri sakura, Minatsu Mitani. Mitani yang sebelumnya menghentikan perlawanan pemain Korea Selatan, Bae Yeon Ju, kali ini justru tak mampu meladeni permainan ulet Shixian yang tak hanya unggul dalam serangan tapi juga mahir dalam mengatur tempo permainan taktisnya.

 

Pengembalian bola-bola sulit Shixian di depan net beberapa kali terlambat diantisipasi oleh Mitani begitupun saat mendapatkan jejalan smash beruntun yang dilancarkan Shixian, Mitani seringkali tidak siap dengan counter attack yang baik sehingga dengan mudah dipatahkan oleh Shixian. Setelah tetringgal jauh 13-21 di gim pertama, performa Mitani sempat membaik dan memberikan perlawanan di set kedua.

 

Bola-bola uniknya mampu mengecoh dan membuat Wang Shixian mati langkah. Mitani juga sukses mengolah serangan dan membawa Shixian dalam permainan reli sebelum akhirnya melepaskan serangan. Kondisi ini membuat Mitani unggul hingga 15-12. Namun di poin-poin krusial, Shixian kembali mempercepat tempo dan terus berusaha menekan Mitani. Beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan oleh Mitani kian membuatnya tertinggal dan 6 angka beruntun yang direbut Shixian menjadi momentum awal baginya untuk merebut kemenangan 21-17.

 

Ou/Tang Sukses Lakukan Revans

 

Satu dari sekian banyak kunci konsistensi dan kemenangan yang diraih oleh para pemain China adalah kemampuan mereka dalam mengevaluasi dan menganalisa setiap pertandingan secara detail bersama pelatih khususnya saat berada dalam kondisi kalah untuk kemudian digunakan ketika menghadapi lawan yang sama. Ou Dongni/Tang Yuanting sukses membalas kekalahan mereka atas unggulan Denmark, Christinna/Kamilla (2) dalam laga dua gim.

 

Pada laga perempat final Japan Open SS 2013 yang lalu sebenarnya Ou/Tang sudah menemukan jurus yang tepat untuk menaklukkan Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (2) dan mampu menyajikan permainan ketat hingga titik krusial gim pertama dan kedua. Hanya kala itu keberuntungan masih menjadi milik pasangan Denmark sehingga Ou/Tang harus mengubur harapan mereka.

 

Kali ini ditantang oleh lawan yang sama, Ou/Tang tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan berdasarkan hasil evaluasi dan analisa pertandingan yang dilakukan mereka bersama pelatih, duet muda China ini sudah mampu unggul dan mengincar titik lemah Christinna/Kamilla sejak paruh awal gim pertama saat berbalik unggul, 8-6.

 

Terus menekan di area depan pertahanan ganda Denmark dengan lebih dulu merusak pola keduanya melalui penempatan bola dan serangan yang bervariasi, Ou/Tang memegang kendali permainan dan terus memimpin hingga 17-10. Berada di atas angin, wakil China mengunci Christinna/Kamilla, 21-13.

 

Tandem Denmark sempat memberikan perlawanan dan balik menekan dengan mempercepat tempo dan agresivitas di depan net dan setengah lapangan. Namun pertahanan yang baik dari Ou/Tang membuat Christinna/Kamilla harus bekerja lebih keras untuk meruntuhkan kesolidan permainan keduanya sehingga dalam proses tersebut beberapa kali juga melakukan kesalahan sendiri. Usai berduel ketat hingga 15-15, 6 poin berturut-turut yang dikumpulkan oleh Ou/Tang meloloskan langkah mereka ke babak final Superseries perdana keduanya, 21-15.

 

Sang negeri panda akhirnya memastikan gelar sektor ganda putri menjadi milik mereka setelah pada laga semi final lainnya Bao Yixin/Tang Jinhua (5) berhasil membenamkan tandem nomor satu Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (3), 21-17, 21-12 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: