Bulutangkismania's Weblog

Desember 15, 2013

BWF World Superseries Finals 2013 : Ahsan/Hendra Singkirkan Juara Bertahan

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 10:07 am

2013 SS FinalsDuet Denmark, Mathias/Carsten dalam tiga tahun beruntun berhasil menjadi yang terbaik di turnamen BWF World Superseries Finals. Namun kali ini, peluang untuk mempertahankan gelar tersebut harus kandas di tangan wakil Indonesia, Ahsan/Hendra yang mampu menaklukkan mereka dua gim langsung.

 

Meskipun penampilan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saat menantang wakil Denmark yang menjadi juara bertahan di ajang ini, Mathias Boe/Carsten Mogensen tidak sedominan seperti pada laga terakhir mereka di final BWF World Championships 2013, keduanya tetap mampu mengontrol permainan Mathias/Carsten dan memimpin dalam perolehan poin.

 

Unggul dalam permaianan drive-drive cepat di depan net, Ahsan/Hendra mampu memanfaatkan beberapa kesalahan sendiri pasangan Denmark khususnya Mathias Boe yang seringkali tidak siap mengembalikan bola. Meskipun duet Indonesia senantiasa unggul dalam perolehan angka, pasangan Denmark mampu menempel skor mereka dengan memanfaatkan beberapa pengembalian terburu-buru dan tak sempurna Ahsan/Hendra.

 

Usai kedudukan 11-11, Ahsan/Hendra berhasil mempertahankan pola kepemimpinan mereka 2-4 poin hingga kedudukan 20-17. Mathias/Carsten yang memang sudah tidak muda lagi kali ini tampil di bawah performa terbaiknya dan banyak melakukan unforced error. Sempat menambah 1 angka dari smash silang Carsten, sebuah smash keras Hendra yang tak mampu diantisipasi oleh Mathias sehingga gagal melewati net memastikan gim pertama direbut oleh Ahsan/Hendra, 21-18.

 

Sempat imbang dan saling mengejar hingga 6-6, Ahsan/Hendra kembali sukses  di set kedua dengan menerapkan ritme yang sama seperti pada gim pertama dengan meminimalisir bola-bola tinggi. Selain tetap fokus dengan drive-drive cepat di area depan dengan kombinasi placing sambil menunggu momentum yang tepat untuk melancarkan serangan tampil perkasa dan unggul dalam perolehan poin. Sayangnya kesalahan sendiri di depan net maupun pengembalian yang terlalu melebar membuat mereka sulit untuk menjauh di paruh awal gim pertama hingga kedudukan 10-9.

 

Paska jeda interval, selisih 1-4 angka senantiasa mampu dijaga oleh Ahsan/Hendra atas jagoan Denmark hingga titik krusial 19-15. Kesalahan beruntun Mathias Boe di depan net maupun saat mengeksekusi bola tanggung dengan smash yang terlalu melebar mulai membuka jalan Ahsan/Hendra untuk memperlebar selisih perolehan angka. Bloking bola-bola depan yang menjadi andalan kedua pasangan berlangsung seru dan solid sehingga masing-masing pemain berusaha untuk mencari celah penempatan bola ke area baseline yang tak terjaga.

 

Servis Ahsan yang gagal melewati net serta sergapan terburu-buru Hendra yang menyangkut mengembalikan momentum untuk tandem Denmark 17-19. Reli-reli seru adu drive dan permainan cepat kembali terjadi dan mengundang decak kagum penonton di titik ini. Pertahanan solid dari masing-masing pemain beberapa kali harus jatuh bangun untuk melindungi area permainannya. Sebuah pengembalian Carsten yang gagal melewati net mengantarkan Indonesia pada match point 20-17.

 

Mathias/Carsten kembali menunjukkan permainan ngototnya saat Boe harus terjatuh mengambil bola dan Carsten pontang panting mempertahankan bola-bola silang Ahsan/Hendra. Perjuangan ini berbuah manis saat Ahsan justru melakukan kesalahan sendiri dengan gagal menyebrangkan bola.

 

Pertahanan luar biasa Ahsan/Hendra saat menerima smash beruntun Mathias/Carsten berbalik menjadi momentum indah saat wakil Indonesia mampu membalikkan keadaan dan menekan duet Denmark. Smash yang dilontarkan Ahsan dan tidak mampu dikembalikan oleh Mathias Boe setelah kedua pasangan relibat reli-reli panjang memastikan kemangan Ahsan/Hendra, 21-18.

 

“Kami memang sudah siap melawan mereka. Dua kemenangan kami sebelumnya, membuat kami juga sudah mengetahui cara permainan mereka, meskipun tadi sempat tertekan karena mereka juga cukup bagus menekan permainan kami, Alhamdulillah kami bisa menang,” komentar Ahsan.

 

“Di sepanjang pertandingan tadi kami mau tidak mau memang harus mendahului untuk menurunkan bola, menjaga bola di depan net, karena serangan mereka cukup bahaya. Kita sudah harus mulai dari terima servis, dan servis untuk terus menekan mereka,” Hendra menimpali.

 

“Besok babak final, kami harus lebih siap dan siap tampil habis-habisan,” tambah Ahsan.

 

Hendra/Ahsan akan kembali menjajal musuh mereka di babak penyisihan grup B, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang untuk memperebutkan gelar di turnamen ini pada laga pamungkas. Ki Jung/Sa Rang melenggang usai menaklukkan senior mereka, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae, 21-14, 19-21, 21-16.

 

Duo Kim memang terlihat dominan di sepanjang pertandingan dengan kecepatan serangan dan antisipasi tak terduga mereka, sayangnya di gim kedua mereka justru banyak melakukan kesalahan sendiri di poin-poin krusial. Namun hal tersebut mampu ditebus oleh Ki Jung/Sa Rang pada set penentuan. Di turnamen yang menjadi pamungkasnya sebelum menjalani wajib militer 23 Desember mendatang, Ko Sung Hyun justru harus menelan kekalahan sebelum sempat melangkah ke partai final.

 

“Memiliki tiga pasangan bagus di Korea adalah keuntungan sendiri karena dapat menjajal satu sama lain dalam satu tim. Momentum sudah berada di tangan kami dan kami ingin tetap membawanya ke tahun berikutnya,” papar Kim Sa Rang usai pertandingan.

 

Saat ditanya perihal kekalahan senior mereka, dia berujar: “Mereka sudah tidak bermain bersama lagi dan tidak pernah berlatih bersama sehingga kombinasi mereka sudah tidak sebagus sebelumnya.”

 

Di sisi lain, Kim/Kim juga mengaku memang sangat ingin bertemu kembali Hendra/Ahsan di partai final.

 

“Jika memang kita bisa memilih, kami lebih memilih untuk melawan Ahsan/Hendra,” ucap Kim (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: